Hari pertama konser, panggung dipercayakan kepada sejumlah bintang musik seperti Fiersa Besari, Idgitaf, Juicy Luicy, serta Girl and Her Badmood. Para penonton yang memadati area konser duduk dengan nyaman di depan panggung, dikelilingi oleh rimbunan pepohonan yang memberikan nuansa alam yang menyegarkan. Suasana semakin akrab dengan hamparan rumput hijau yang melatarbelakangi panggung utama.
Tidak hanya diwarnai oleh gemerlap lampu panggung dan dentuman musik, konser hari pertama juga menyajikan momen tak terlupakan ketika hujan deras tiba-tiba mengguyur area konser. Namun, hal tersebut tidak menghalangi semangat para penonton yang tetap bertahan menikmati setiap penampilan. Mereka bahkan berbagi payung dan mantel agar tetap bisa menikmati alunan musik yang mengalun meskipun dalam keadaan basah dan becek.
Keesokan harinya, konser kembali dihadirkan dengan line-up yang tak kalah menarik. Iksan Skuter, Fourtwenty, Thee Marloes, dan Nadin Amizah menjadi bintang tamu yang mengguncang panggung dengan penampilan mereka. Suasana yang sama hangatnya tercipta di antara pepohonan dan hamparan rumput hijau, menciptakan atmosfer yang memikat bagi para penikmat musik.
Keseluruhan pengalaman konser "Sunset Di Kebun" di Kebun Raya Purwodadi tak hanya tentang musik semata, tetapi juga tentang ikatan antara alam dan seni yang diciptakan. Meskipun dihadapkan pada hujan deras, semangat para penonton dan dedikasi dari para musisi berhasil membuat konser berlangsung dengan lancar dan menghasilkan kenangan yang tak terlupakan bagi semua yang hadir.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar